Sejarah Keris Nogo Sosro merupakan keris milik Raja Majapahit, kono Pusaka ini terkenal sangat ampuh yang dibuat pada masa pemerintahan Prabu Brawijaya V. Pembuatnya adalah Pangeran Mpu Sedayu yang mempunyai nama lain Mpu Supa Mendagri atau Mpu Pitrang.

Sejarah Keris Nogo Sosro Pada Era Majapahit

Alkisah Sejarah Keris Nogo Sosro ini terjadi saat Kerajaan Majapahit sedang mengalami kemunduran setelah terjadi perang saudara yang mengakibatkan musim paceklik cukup panjang sehingga sawah dan ladang masyarakat ikut kering serta alhasil hasil panen tidak mencukupi kebutuhan rakyat banyak dan perekonomian masyarakat telah dikuasai para saudagar besar yang memonopoli perdagangan. Selain itu para pejabat kerajaan tak mempedulikan keadaan rakyatnya, sibuk untuk mencari tahta dan kekayaan untuk perutnya sendiri.

Sebelum Pembuatan Keris Nogo Sosro

Karena peristiwa parah tersebut, maka dengan sigap Raja Brawijaya V mengumpulkan para patih, para menteri, abdi ndalem serta para penasihatnya. Semua yang hadir hanya menunduk terdiam. Mulut mereka tertutup rapat tak mampu menampik kemarahan dan kecemasan raja. Tiba tiba ditengah rapat hening tersebut, seorang penasihat menghadap sang raja seraya membungkuk menyembah sang raja, memohon izin guna menyampaikan pendapatnya.

Ide Awal Pembuatan Keris Nogo Sosro

Maka si penasihat pun berkata kepada Raja “Mohon ampunannya paduka, memang sangat benar apa yang baginda sampaikan tentang keadaan kerajaan sekarang saat ini. Kamipun sangat merasakan keadaan tak menentu yang menimpa Kerajaan Majapahit pada saat ini dan memang ini menjadi beban untuk kita semua. Hamba mempunyai saran yang mulia, sebaiknya baginda raja meminta Empu Supa datang kemari dan memerintahkannya untuk membuat sebilah pusaka guna meredam semua bencana dan rintangan yang terjadi saat ini,” kata seorang penasihat raja tersebut.

Pembuatan Keris Nogo Sosro

Maka segeralah Sang Raja meminta Mpu Supa supaya dibuatkan Keris bertuah yang bisa meredam semua bencana Majapahit kala itu. Setelah Mpu Supa menerima titah sang raja, maka segeralah dia bersemedi memohon petunjuk sang Maha Pencipta. Dia bertapa cukup lama hingga mendapatkan petunjuk tentang bagaimana bentuk keris pusaka tersebut

Wangsit Nogo Sosro Dari Yang Maha Kuasa

Lalu sang empu pun mendapatkan wangsit petunjuk dari sang Maha Kuasa berupa suatu gambaran dari bentuk sebilah keris dengan dhapur Nogosoro yang mempunyai 1000 sisik di bilahnya. Setelah itu, maka segeralah dia mencari bahan-bahan yang dibutuhkan guna membuat sebilah keris tersebut dan mempersiapkan segala keperluannya guna pembuatan pusaka kerajaan sakti Majapahit kala itu.

Keris Nogo Sosro Dan Raja Brawijaya V

Setelah seluruh proses pembuatan keris “nogososro” tersebut, lantas Empu Supa menyerahkannya kepada sang Raja Brawijaya V. Tak disangka jua sang raja sangat bergembira menerima pusaka yang dipesannya tersebut, yang lantas dinamainya dengan nama Keris Kiai Nogososro.. Sang raja lalu memakainya guna meredam pemberontakan dan serbuan tentara Blambangan yang menyerang ibu kota Majapahiat kala itu. Hasilnya pemberontakan pasukan Blambangan tak berlangsung lama dan dapat diredam hingga Kerajaan Majapahit kembali famai dan tentram. Selain itu masa paceklik pun juga ikut berakhir dan beberapa kerajaan bawahan pun kembali tunduk terhadap sistem aturan Majapahit. Dan di akhir cerita masyarakat pun ikut merasa tentram dan perekonomian dan kesatuan kerajaan pun kembali seperti semula.

 

Sumber Artikel : https://batukeris.com/sejarah-keris-nogo-sosro-yang-mampu-menghilangkan-wabah-kerajaan-majapahit/
Artikel Lainnya : https://batukeris.com/artikel/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *