Ricikan Keris Tilam Upih Dan Filosofi Dhapur Tilam merupakan hal menarik untuk dibahas. Keris tilam upih mempunyai gandik, pijetan dan tikel alis. condong leleh yang kecil dan mempunyai makna filosofi pemberani, sombong dan berwibawa. Ujung keris berbentuk ngudhup, yaitu kuncup bunga yang belum mekar.

Bentuk Ricikan Keris Tilam Upih

Keris tilam upih mempunyai bentuk lurus dengan ukuran bilah keris terkesan sedang dengan gambaran motif ditata melebar ditengah-tengah sehingga terlihat serasi dan selaras memenuhi bilah keris dengan warna hitam putih tergurat didalam besi yang berwarna hitam dan menimbulkan efek seakan-akan motif pamor yang diterapkan menyala.

Makna Keris Tilam Upih

Keris tilam upih mempunyai makna yang dalam dan bagaikan orang yang mencintai seorang perempuan yang menjadi isterinya, dimana ingatan pikirnya selalu tertuju kepadanya dan tidak akan pernah tergantikan. Selalu fokus pada hal yang dicintainya dari lubuk hati yag paling dalam

Tilam Upih Pamor Ngulit Semongko

Pamor tergolong pamor ngulit semongko termasuk pamor mlumah. Pamor ngulit semongko mempunyai tuah dimana dapat mendatangkan banyak rejeki yang seakan-akan selalu mengalir tanpa henti-henti nya dan diibaratkan seperti sampah-sampah yang terhanyut di sungai. Orang Jawa mempercayai bahwa dirinya akan hidup berkecukupan, seakan-akan ia berdoa tanpa henti hanya karena memiliki keris ini dan doanya dikabulkan. Pamor jenis ini cenderung tidak memilih dan cocok untuk semua orang. Dan ricikannya terdiri dari :

Pejetan
Menggambarkan pentingnya dari ibu jari tangan manusia karena merupakan kelengkapan dari kekuatan manusia dalam memikul berbagai pekerjaan yang menjadi sarana penunjang bagi penghidupannya sehari-hari

Tikel Alis
Mempunyai makna mendorong hidup yang lebih terbuka melalui tiga realitas yang terdiri dari ; benar dalam pandangan, pemahaman dan kehendak hati seseorang. Sehingga tikel alis sendiri benar-benar mempunyai makna yang dalam di sudut pandang keris tilam upih
Gonjo Berbentuk Wuwung.
Gonjo melambangkan yoni. Pesi melambangkan lingga, berbentuk gilig. Persatuan antara lingga dan yoni diartikan keabadian, turun temurun yang tak akan pernah terputus walau zaman selalu berputar melangkah dan selalu berjalan ke depan

Sumber Artikel : https://batukeris.com/makna-keris-tilam-upih-dan-ricikannya/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *